lembaran baru !
"badai telah berlalu, kini saatnya mengukir prestasi". yupp.. ! that's right... :)
kisah kali ini, terukir ketika kami melangkah ke step selanjutnya.. untuk MENGUKIR PRESTASI
beribu maaf terucap dalam hati, memohon ampunan dari sang Khalik.
Aku sadar apalah diri ini tanpa bantuan dan ampunan Tuhanku.
"Maka Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ?" [QS. Ar-Rahman(55)]
derai air mata lagi-lagi membasahi pipi, kala ingat dengan seorang sahabatku. Betapa tidak, perjuannya terhitung sulit untuk manusia usia 18 Tahun. yang semestinya melanjutkan pendidikannya malah harus bekerja susah payah. KULIAH?
untuk kuliahpun harus terhenti sebab harapannya mendapatkan Beasiswa Bidik Misi pupus sudah. "ya bayar saja pakai uang sendiri" !. sebagian orang memang mampu untuk membayar uang pangkal masuk kuliah, tapi tidak untuk sahabatku yang ini. Ayahnya sudah berusaha mencari uang namun belum bisa juga untuk bayar, aku coba tanyakan mamahpun,tak membuahkan hasil (kata mamah :"kamukan juga mesti bayar, gimana mau bantu dia?"). sayapun berpikir biaya yang mesti dibayar masih tergolong sanggup dibayar sekitar "Rp. 1.600.000", namun tidak bagi sahabat saya ini, uang segitu besar bagi dia dan Ayahnya. :(
yahhh lagi-lagi air mata saya jatuh jika ingat akan perihal ini.
ya Allah apalah diri ini tanpa bantuan dan pertolonganmu.
coba bantu sebisaku, tanyakan sama guru kami namun tak ada titik terang jua. sampai kutuliskan keluh kesahku di F. Page universitas Tadulako, namun tak juga ada respon sedikitpun.
lagi-lagi terkuras air mata ini, namun masih saja terlintas harapan agar dia bisa kuliah.
"... Rabbanaaa Atinaa milladunka rahmatan-wa-'hayyi'lanaa min amrinaa rasyadaa" [Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)]. aamiin ya Rabbal alaamiin
Ya Allah ... Bantu kami .. bantu dia ... ku mohon .. :(
kemana lagi kiranya kami memohon bantuan, tak ada lagi tempat yang bisa kami mintai pertolongan .. ;(
adakah seseorang yang akan membawa setitik cahaya menerangi harapan di hati kami? adakah setitik cahaya itu? :(
kemana lagi kami harus mengadu? kepada siapa kami mengadukan nasib ini? ya Tuhanku bantu kami.. ku mohon.
adakah seseorang yang tergugah hatinya mau membantu sahabat saya ini? ya Allah, tiada daya dan upaya kecuali atas izinmu :)
"Ya Allah, berilah kami setitik cahaya yang menerangi ruang harapan di hati kami ini" aamiin aamiin ya Rabbal alaamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar